Yayasan Amanah Harapan Sejahtera Mandiri berawal dari sebuah kegiatan pendidikan nonformal yang sederhana berupa Kelompok Belajar Calistung (Baca, Tulis, dan Berhitung). Kegiatan ini didirikan atas dasar kepedulian terhadap kondisi pendidikan di lingkungan sekitar, khususnya bagi anak-anak usia prasekolah serta siswa Sekolah Dasar kelas I sampai dengan kelas IV yang mengalami kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah. Pada tahap awal, kegiatan pembelajaran difokuskan pada pemberian bimbingan dasar yang meliputi kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung). Selain itu, sebagai bagian dari pembinaan karakter dan pendidikan keagamaan sejak usia dini, peserta didik juga diberikan pembelajaran membaca Iqra' sebagai langkah awal dalam mengenal dan
mempelajari Al-Qur'an.
Seiring berjalannya waktu, kehadiran Kelompok Belajar Calistung mendapatkan sambutan yang sangat baik dari masyarakat. Kepercayaan orang tua terhadap kualitas pembelajaran yang diberikan terus meningkat, sehingga jumlah peserta didik bertambah secara signifikan dari tahun ke tahun. Tidak hanya anak-anak yang mengalami kesulitan belajar di sekolah, tetapi juga anak-anak dengan kebutuhan khusus mulai bergabung untuk mendapatkan layanan pendidikan yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan mereka.
Melihat semakin besarnya kebutuhan masyarakat akan layanan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berorientasi pada pembentukan karakter, para pendiri menyadari bahwa kegiatan yang semula bersifat kelompok belajar perlu dikembangkan menjadi sebuah lembaga yang memiliki dasar hukum, tata kelola organisasi yang lebih baik, serta ruang lingkup pengabdian yang lebih luas. Atas dasar semangat tersebut, dibentuklah Yayasan Amanah Harapan Sejahtera Mandiri sebagai wadah resmi untuk mengembangkan berbagai program di bidang pendidikan, sosial, keagamaan, kemanusiaan, serta pemberdayaan masyarakat.
Nama "Amanah Harapan Sejahtera Mandiri" mengandung nilai-nilai luhur yang menjadi landasan dalam setiap aktivitas yayasan. Kata Amanah mencerminkan komitmen untuk menjalankan setiap tanggung jawab dengan penuh integritas dan kejujuran. Harapan menggambarkan cita-cita untuk menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus. Sejahtera menunjukkan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh, sedangkan Mandiri mencerminkan tekad untuk membangun individu dan masyarakat yang memiliki kemampuan, kemandirian, dan daya saing.
Sejak resmi berdiri, Yayasan Amanah Harapan Sejahtera Mandiri terus berkomitmen menjadi lembaga yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Yayasan tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga berupaya mengembangkan berbagai program sosial, keagamaan, kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi yang dilaksanakan secara profesional, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan semangat pelayanan dan pengabdian, yayasan berharap dapat menjadi mitra masyarakat dalam menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, berkarakter, serta mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.



